Cara Mengobati Penyakit Kolera yang Dapat Dilakukan dan Pencegahannya

By On Monday, May 16th, 2016 Categories : Obat

Cara mengobati penyakit kolera biasanya dengan pemberian antibiotik, karena kolera merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Pemberian antibiotik tersebut untuk mengurangi jumlah bakteri yang mengakibatkan diare dan juga mempersingkat diare akibat kolera.

Ketika menderita penyakit kolera sebaiknya untuk segera mendapatkan penanganan, karena jika tidak maka penderita akan mengalami dehidrasi akibat kekurangan banyak cairan. Cairan yang banyak dikeluarkan ketika diare dan dibarengi juga dengan muntah, ini yang menyebabkan berkurangnya cairan didalam tubuh dan berakibat pada dehidrasi pada saat menderita penyakit kolera.

Dehidrasi parah terjadi jika tubuh kehilangan banyak cairan, biasanya akan kehilangan lebih 10% cairan dari total berat tubuh. Penderita kolera akan merasa mual dan muntah selama beberapa jam pada saat awal terinfeksi bakteri. Ini bisa menyebabkan hilangnya cairan dalam tubuh dengan cepat sekitar 1 liter per jam, dan biasanya secara tiba-tiba. Untuk mengurangi resiko terjadinya dehidrasi pada saat menderita kolera, sebaiknya selalu memberikan antibiotik dan cairan elektrolit.

cara mengobati penyakit kolera

cara mengobati penyakit kolera yang dapat dilakukan dan pencegahannya

Cara mengobati penyakit kolera yang bisa dilakukan

Penyakit kolera sebaiknya segera mungkin ditangani, karena penyakit kolera bersifat menyebar dan menular apabila kontak langsung atau lewat air yang terkontaminasi. Cara menanganinya juga harus tepat dengan pemberian obat. Berikut ini ada beberapa cara untuk mengobati penyakit kolera, yaitu :

  • Pemberian antibiotik

Antibiotik biasanya diberikan kepada penderita penyakit kolera untuk mengurangi jumlah bakteri, dan juga mempersingkat diare akibat kolera.

  • Pemberian oralit

Oralit diberikan pada penderita penyakit kolera sebagai pengganti cairan yang hilang, karena pada saat menderita penyakit kolera banyak cairan yang dikeluarkan ketika diare.

  • Pemberian infus

Infus diberikan ketika penderita penyakit kolera mengalami dehidrasi parah. Jika mengalami dehidrasi parah tidak segera mendapat penanganan maka bisa berakibat fatal.

  • Pemberian suplemen

Pemberian suplemen ini biasanya diberikan kepada anak-anak yang mengalami penyakit kolera. Suplemen diberikan kepada anak-anak yang menderita kolera untuk menambah tenaga karena kekurangan banyak energi.

Untuk keadaan yang lebih buruk, sebaiknya cepat bawa ke Dokter. Karena dokter biasanya akan mendiagnosis dan juga menguji sampel tinja penderita kolera. Pengujian sampel tinja ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan bakteri dan segera mendapatkan perawatan dan pengobatan.

Karena penyakit kolera merupakan jenis penyakit yang dapat menyebar dan menular, sebaiknya kita melakukan pencegahan agar tidak menyebar ke orang lain. Biasanya bakteri penyebab penyakit kolera menyebar lewat tinja yang mengkontaminasi air. Orang yang kontak langsung dengan air yang telah terkontaminasi bakteri tersebut kemungkinan akan langsung terjangkit penyakit kolera.

Gejala dehidrasi akibat penyakit kolera

Untuk membedakan diare akibat kolera maupun penyakit lain, memanglah sulit. Namun biasanya pada penyakit kolera penderita akan terlihat tampak pucat. Ini dikarenakan berkurangnya cairan dalam tubuh. Ada beberapa gejala dehidrasi akibat penyakit kolera, yaitu sebagai berikut :

  • Mulut dan bibir terasa kering
  • Gangguan irama jantung
  • Gampang marah
  • Tekanan darah menurun
  • Merasa sangat haus
  • Kulit menjadi kering dan berkerut
  • Pada saat buang air kecil, urin biasanya keluar hanya sedikit atau bahkan tidak ada

Dehidrasi menyebabkan penderitanya mengalami ketidakseimbangan kadar elektrolit. Jika kadar elektrolit dalam tubuh tidak seimbang, maka dapat menyebabkan oksigen dan tekanan darah menurun drastis dan juga kram otot. Maka dari itu, pemberian oralit ketika menderita kolera sangat penting untuk menghindari terjadinya dehidrasi.

Baca juga : penyebaran dan penularan penyakit kolera

Cara mencegah penyakit kolera

Untuk mencegah agar kita tidak terkena penyakit kolera, sebaiknya kita senantiasa selalu menjaga kebersihan. Baik kebersihan diri sendiri,keluarga, lingkungan, maupun makanan dan minuman yang kita konsumsi. Berikut ini adalah cara bagaimana mencegah resiko kita terkena penyakit kolera, yaitu sebagai berikut :

  • Hindari mengkonsumsi makanan dan minuman yang dijajakan keliling atau kaki lima
  • Mengkonsumsi makanan dan minuman yang benar-benar dimasak matang
  • Hindari makanan laut yang dikonsumsi secara mentah, seperti kerang dan ikan
  • Hindari makan sayur dan buah yang dikonsumsi secara mentah, sebaiknya kita cuci dahulu sampai benar-benar bersih
  • Waspada terhadap produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi
  • Mencuci tangan sampai bersih dengan sabun sebelum dan sesudah makan
  • Mencuci tangan setelah menggunakan toilet dengan sabun

Pencegahan dilakukan agar penyakit kolera tidak menyebar dan menular kepada orang lain. Pemberian vaksinasi juga bisa mencegah terkena bakteri penyebab penyakit kolera. Selain melakukan pencegahan agar tidak terjangkit penyakit kolera, kita juga harus waspada dan memperhatikan makanan yang akan dikonsumsi, karena bakteri penyebab kolera biasanya masuk lewat makanan yang kurang bersih.

Pada dasarnya memang tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan diobati. Akan tetapi alangkah baiknya mulai dari diri kita sendiri untuk selalu membiasakan pola hidup bersih dan sehat, sehingga segala macam jenis penyakit tidak gampang menyerang kita. Namun kembali pada diri kita sendiri apakah bisa melakukan pola hidup bersih dan sehat. Jika ada niat, kita pasti bisa menjalankan yang namanya pola hidup bersih dan sehat.

Cara Mengobati Penyakit Kolera yang Dapat Dilakukan dan Pencegahannya | admin | 4.5