Kanker Serviks pada Wanita, Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya

By On Sunday, May 22nd, 2016 Categories : Penyakit

Kanker serviks pada wanita akan muncul pada bagian leher rahim. Pada usia berapun semua wanita bisa terserang penyakit kanker serviks. Namun, penyakit ini cenderung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual, yaitu antara umur 30-45 tahun.

Kanker serviks merupakan jenis penyakit kanker yang disebabkan oleh virus yang menyerang leher rahim. Gejala kanker serviks biasanya tidak dapat terlihat dengan jelas, namun akan muncul ketika kanker sudah memasuki stadium akhir. Akan tetapi, gejala yang paling umum yaitu pendarahan pada organ intim yang terjadi setelah hubungan seks diluar masa menstruasi atau setelah menopause.

Pendarahan pada organ intim yang tidak normal dengan adanya flek juga salah satu gejala yang sering terjadi pada kanker serviks. Adanya cairan yang keluar tanpa berhenti dari organ intim dengan bau yang aneh, berwarna merah muda, pucat, coklat, atau mengandung darah juga gejala lain dari kanker serviks. Segera pergi ke Dokter untuk melakukan pemeriksaan jika terjadi pendarahaan yang tidak normal lebih dari satu kali, karena kemungkinan bisa jadi gejala dari kanker serviks.

kanker serviks pada wanita

kanker serviks pada wanita, gejala, pengobatan dan pencegahannya

Gejala kanker serviks

Gejala yang muncul pada kanker serviks sulit untuk diketahui, terutama pada stadium awal. Karena memang gejala awal kanker serviks tidak dapat dikenali saat masih stadium awal. Namun, selain pendarahan yang tidak normal, gejala lain yang mungkin muncul pada kanker serviks yaitu sebagai berikut :

  1. Rasa sakit pada saat melakukan hubungan seks
  2. Keluarnya cairan yang bau dan berbeda dari biasanya dari organ intim
  3. Perubahan siklus menstruasi tanpa penyebab yang jelas, seperti menstruasi lebih dari 7 hari untuk 3 bulan atau lebih dan juga pendarahan yang sangat banyak

Itulah gejala yang mungkin akan muncul pada kanker serviks. Selain di atas, gejala lain ketika kanker serviks menginjak stadium akhir akan menyebar keluar dari leher rahim menuju kejaringan serta organ disekitarnya. Pada tahap ini biasanya gejala akan berbeda, seperti :

  • Adanya darah dalam urin
  • Penurunan berat badan
  • Nyeri pada tulang
  • Bengkak pada salah satu kaki
  • Selera makan berkurang
  • Bermasalah saat buang air kecil
  • Perubahan kebiasaan saat buang air besar dan kecil
  • Rasa nyeri pada punggung dan samping yang disebabkan pembengkakan pada ginjal

Jika mengalami gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya segera pergi ke Dokter untuk memeriksakan kondisinya. Terutama jika mengalami pendarahan yang tidak normal pada organ intim yang disebabkan oleh banyak hal, tidak selalu disebabkan karena kanker serviks.

Faktor resiko kanker serviks

Ada beberapa faktor resiko ketika menderita kanker serviks. Beberapa faktor resiko yang terjadi ketika menderita kanker serviks tersebut diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Faktor alamiah

Faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak dapat mencegahnya. Usia diatas 40 tahun merupakan faktor alamiah yang tidak bisa kita cegah. Semakin tua seorang wanita maka semakin tinggi kemungkinannya terkena kanker serviks. Tetapi bukan hanya wanita yang sudah berumur saja, yang berusia muda pun bisa terkena kanker serviks. Tentunya kita tidak bisa mencegah proses terjadinya penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya resiko kanker serviks.

  • Faktor kebersihan

Keputihan yang sering dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada dua macam keputihan, yaitu keputihan yang normal. Keputihan yang normal umumnya lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Jika salah satu dari tanda-tanda keputihan normal tidak terpenuhi, maka keputihan sudah dikatakan tidak normal. Segeralah pergi ke Dokter untuk melakukan konsultasi apabila mengalami keputihan yang tidak normal. Penyakit menular seksual juga merupakan faktor kebersihan yang berpengaruh terjangkitnya kanker serviks. Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih juga berpengaruh.

  • Faktor pilihan

Faktor pilihan ini mencakup hal-hal yang bisa ditentukan sendiri, seperti berhubungan seksual di usia muda, gonta-ganti pasangan seks, akan meningkatkan resiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV (Human Papilloma Virus).

Pengobatan kanker serviks

Pengobatan kanker serviks meliputi terapi, operasi pengangkatan, radioterapi, dan kemoterapi. Pengobatan kanker serviks tahap pertama dengan melakukan operasi pengangkatan rahim. Pengobatan kanker serviks tahap kedua tergantung ukuran tumornya, bila ukuran tumor tidak melebihi 4 cm, maka disarankan melakukan pengobatan dengan cara radioterapi, dengan atau tanpa kemo. Tingkatan stadium menentukan pengobatan kanker, tergantung pada beberapa faktor.

Komplikasi biasanya sering terjadi pada wanita yang menderita kanker serviks. Komplikasi bisa muncul sebagai akibat langsung dari kanker atau efek samping dari pengobatan yang dilakukan. Komplikasi ringan biasanya adanya pendarahan kecil pada vagina dan sering kencing. Sedangkan komplikasi berat terjadinya pendarahan yang parah bahkan sampai gagal ginjal.

Harapan hidup penderita kanker serviks bisa ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu sampai empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan hidup setidaknya lima tahun setelah di diagnosis kanker serviks.

Baca juga : jenis penyakit kanker yang menyerang wanita

Pencegahan kanker serviks

Pencegahan kanker serviks sebenarnya tidak dapat dilakukan, namun masih bisa mengurangi resiko terserang penyakit kanker serviks yaitu dengan cara pemberian vaksinasi. Namun pemberian vaksinasi ini masih terbilang mahal. Penyakit kanker serviks ini bisa menular melalui cara mencuci pakaian yang sudah kotor, karena pada pakaian tersebut sudah mengandung virus.

Gaya hidup biasanya faktor yang memicu terjangkitnya kanker serviks, seperti berhubungan seksual di usia muda, gonta-ganti pasangan seks, kurang menjaganya kebersihan organ intim, ini akan meningkatkan resiko terjangkit virus yang menyebabkan kanker serviks. Maka dari itu, gaya hidup seperti ini perlu di rubah meskipun resiko kanker serviks pada wanita pasti ada dengan bertambahnya usia.

Kanker Serviks pada Wanita, Gejala, Pengobatan dan Pencegahannya | admin | 4.5