Manfaat Siwak untuk Menghilangkan Masalah Bau Mulut Saat Puasa

By On Tuesday, March 28th, 2017 Categories : Manfaat

Manfaat siwak untuk menghilangkan bau mulut saat sedang menjalankan ibadah puasa dapat digunakan pada waktu buka puasa atau sehabis sahur. Ketika sedang berpuasa juga sebenarnya bisa dilakukan, tapi menghindari kemakruhan menurut hukum islam.

Siwak atau miswak merupakan dahan atau akar pohon Salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Oleh karena itu, siwak dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan masalah bau mulut. Siwak bersifat basah dan berserat juga lembut, maka dari itu sangat baik digunakan untuk menghilangkan masalah bau mulut. Didalam ajaran Islam bersiwak juga disunahkan dan mendapat pahala.

Bau mulut saat puasa sendiri banyak penyebabnya, terutama karena kondisi menahan haus dan lapar, sehingga kondisi mulut akan kering dan menimbulkan bau. Dalam islam sendiri sebenarnya masalah bau mulut saat puasa wajar-wajar saja, tapi bagi sebagian orang merasa tidak nyaman dan terganggu. Untuk itu, cara mengatasinya dapat menggunakan siwak untuk menghilangkan masalah bau mulut saat puasa. Selain siwak, bisa juga dengan cara menghilangkan bau mulut dengan bahan alami lainnya.

manfaat siwak untuk menghilangkan bau mulut

manfaat siwak untuk menghilangkan masalah bau mulut saat puasa

Hukum dan faedah bersiwak dalam islam

Hukum bersiwak yaitu sunnah muakkadah karena anjuran Rasulullah dan kesenantiasaan beliau melakukannya dan kecintaan serta ajakan beliau kepada siwak tersebut. Jadi, pada saat berpuasa selain dapat mengatasi masalah bau mulut dengan bersiwak juga mendapatkan kesunnahannya.

Faedah bersiwak sendiri banyak, baik bersifat keduniaan maupun bersifat akhirat. Untuk faedah keduniaannya adalah berupa kebersihan mulut, sehat, dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut dan lain-lain. Sedangkan faedah ke-akhirat-an adalah Ittiba’ kepada Nabi Muhammad SAW dan mendapatkan keridhaan dari Allah SWT.

Berbagai uji coba telah banyak dilakukan untuk mengetahui manfaat dari siwak. Sedangkan fakta ilmiah dari siwak pada penggunaan pertama mungkin akan terasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids. Kandungan kimia seperti klorida, pottasium, sodium bicarbonate, fluoride, silika, vitamin C, trimethyl amine, salvadorine, tanins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan juga gusi.

Penyebab masalah bau mulut

Masalah bau mulut akan terjadi jika kurang menjaga kebersihan kondisi dalam mulut. Banyak faktor penyebab bau mulut jika kondisi dalam mulut kurang dijaga kebersihannya, seperti gigi, gusi, lidah dan lain sebagainya. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya bau mulut, yaitu :

  1. Kurang merawat kebersihan gigi

Organ yang ada didalam mulut seperti gigi jika kurang dijaga kebersihannya maka akan menimbulkan masalah bau mulut. Jarang menggosok gigi akan menimbulkan bakteri yang ada didalam mulut berkembang. Biasanya sisa-sisa makanan masih ada yang tertinggal dan menyelip pada gigi, jika tidak rajin menggosok gigi maka bakteri akan berkembang dan menyebabkan bau mulut.

  1. Makanan dan minuman

Ada beberapa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan masalah bau mulut, makanan yang menimbulkan aroma tidak sedap. Biasanya makanan yang mengandung bumbu rempah akan menimbulkan aroma tidak sedap. Begitu juga dengan minuman, minuman seperti kopi dan alkohol akan menimbulkan aroma tidak sedap.

  1. Kurang cairan dalam tubuh

Cairan dalam mulut jika berkurang akan menyebabkan dehidrasi dan kadar air liur dalam mulut juga akan berkurang, sehingga menyebabkan terjadinya bau mulut. Bakteri juga akan muncul ketika kadar air liur dalam mulut berkurang, karena air liur dalam mulut berfungsi membersihkan bakteri.

  1. Penyakti

Beberapa jenis penyakit ada yang dapat menyebabkan bau mulut, seperti penyakit kronis. Penyakit yang sudah kronis akan menimbulkan bau yang kurang sedap, biasanya penyakit yang tak kunjung sembuh dan adanya bakteri. Penyakit infeksi, parah, bermasalah pada hati, gagal ginjal, dan asam lambung. Penyakit lain seperti maag, sariawan, sakit tenggorokan gusi bengkak dan berdarah juga dapat menyebabkan bau mulut.

  1. Obat

Ada beberapa jenis obat yang dapat membuat kondisi mulut kering kemudian menimbulkan bau mulut. Jika kondisi mulut kering maka akan memicu terjadinya bau mulut karena kadar air liur dalam mulut berkurang.

Beberapa penyebab masalah bau mulut di atas dapat diatasi dan dicegah, namun untuk yang disebabkan oleh suatu jenis penyakit harus mengatasi penyakit tersebut. Periksakanlah kondisi penyakit tersebut ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih.

Baca juga : manfaat daun mint untuk menghilangkan bau mulut

Cara menghilangkan masalah bau mulut

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan masalah bau mulut, seperti bersiwak, berkumur, menggosok gigi, mengkonsumsi buah-buahan, minum air putih, menggunakan teh hijau, dan masih banyak lagi cara untuk mengatasinya.

Bersiwak untuk menghilangkan masalah bau mulut juga dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi. Karena kandungan dalam siwak memiliki fungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Kandungan kimia yang memiliki fungsi tersebut seperti klorida, pottasium, sodium bicarbonate, fluoride, silika, vitamin C, trimethyl amine, salvadorine, tanins dan beberapa mineral lainnya.

Jika masalah bau mulut sudah diketahui penyebabnya, maka untuk menghilangkannya juga mudah. Selain itu juga, dapat mencegahnya dengan cara selalu menjaga kondisi kebersihan dalam mulut. Tips mencegah bau mulut yang efektif seperti rajin menggosok gigi minimal sehari dua kali, pagi dan sore. Menjaga kondisi kesehatan juga perlu dilakukan, selain untuk mencegah terserang penyakit juga tidak akan bermasalah dengan bau mulut. Kebiasaan buruk seperti merokok juga harus dihentikan, jika Anda perokok.

Manfaat Siwak untuk Menghilangkan Masalah Bau Mulut Saat Puasa | admin | 4.5