Inilah Obat Tradisional Diare atau Mencret pada Anak

By On Monday, August 7th, 2017 Categories : Obat

Obat tradisional diare atau mencret pada anak dapat dengan menggunakan bahan alami. Secara tradisional bahan alami diolah dengan cara sederhana dan mudah dilakukan, selain itu juga mudah mendapatkan bahan dan efektif mengatasi diare pada anak, juga aman tanpa efek samping.

Penyakit diare pada anak umumnya disebabkan karena bakteri, dimana kondisinya ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan seringnya buang air besar. Anak-anak senantiasa mudah sekali terserang diare, dan selama menderita diare beresiko mengalami dehidrasi. Dehidrasi pada anak yang menderita diare disebabkan oleh kekurangan cairan karena sering buang air besar.

Selain disebabkan oleh bakteri, diare pada anak juga disebabkan karena makanan. Biasanya makanan yang kurang bersih bahkan ada yang alergi pada makanan tertentu. Masalah gangguan penyerapan pada anak juga dapat mengakibatkan diare. Selain itu juga kondisi psikologis anak seperti rasa takut, cemas bisa juga menyebabkan diare, dan diare anak ditandai dengan ciri-ciri seperti lemas, mual, muntah, demam, nafsu makan berkurang dan kepala merasa pusing.

obat tradisional diare atau mencret untuk anak

obat tradisional diare atau mencret untuk anak yang alami

Obat tradisional diare pada anak

Secara tradisional, masyarakat menggunakan bahan alami untuk mengatasi diare pada anak sudah sejak dulu. Bahan alami yang digunakan selain mudah diolah, juga mudah didapatkan dan efektif mengatasi diare pada anak, selain itu jugu aman tanpa efek samping. Berikut ini ada beberapa bahan alami untuk mengobati diare pada anak yang bisa digunakan, yaitu :

  1. Daun jambu biji

Selain buahnya, daun jambu biji juga sudah sejak dulu dikenal untuk mengatasi diare, salah satunya diare pada anak. Secara tradisional, daun jambu biji diolah untuk mengatasi masalah diare pada anak karena daun jambu biji mengandung zat alami anti-diare. Daun jambu biji biasanya dicampur dengan garam dapur untuk mengatasi diare.

  1. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman obat yang banyak manfaatnya, secara tradisional juga digunakan untuk mengatasi beberapa jenis penyakit, salah satunya mengobati diare pada anak. Kunyit yang sudah dibersihkan kemudian diparut, lalu direbus dan air rebusannya digunakan untuk mengatasi diare dengan meminumnya. Biasanya ditambah dengan kapur sirih untuk mengobati diare pada anak.

  1. Daun sendok

Tanaman obat daun sendok dapat digunakan untuk mengatasi diare pada anak dan cukup efektif. Secara tradisional daun sendok digunakan untuk mengobati diare pada anak dengan cara direbus. Kemudian air rebusan daun sendok yang dimanfaatkan dengan meminumkannya pada anak yang menderita diare. Air rebusan daun sendok bisa diminum sehari dua kali, pagi dan sore.

  1. Akar jeruk nipis

Cara mengobati diare dengan menggunakan akar jeruk nipis, secara tradisional diolah dengan merebusnya. Akar jeruk nipis yang direbus berkhasiat mengatasi diare pada anak, dengan meminumkan air rebusan jeruk nipis pada anak yang menderita diare.

  1. Daun kayu putih

Daun kayu putih bukan hanya diambil minyaknya saja, ternyata bisa digunakan untuk mengobati diare pada anak. Caranya dengan merebus daun kayu putih yang sudah dikeringkan, kemudian air rebusan tersebut diminumkan pada anak yang menderita diare.

Itulah beberapa obat diare anak paling manjur yang alami dan aman secara tradisional untuk mengatasi diare dengan bahan alami. Selain menggunakan bahan alami di atas, mengatasi diare pada anak juga perlu dengan melakukan pencegahan. Pencegahan penting untuk mengurangi resiko bertambah parahnya diare yang diderita dan juga untuk menghindari anak mengalami dehidrasi.

Anak yang menderita diare sangat beresiko mengalami dehidrasi, ini dikarenakan banyak cairan yang dikeluarkan ketika anak buang air besar. Resiko yang paling parah jika anak menderita diare dan sampai mengalami dehidrasi, maka bisa berujung pada kematian. Sehingga, untuk mencegah resiko anak mengalami dehidrasi bisa dengan penggantian cairan, memberikan air minum yang cukup, pemberian oralit juga bisa dilakukan.

Dehidrasi pada anak

Ketika anak menderita diare, resiko mengalami dehidrasi sangat mungkin terjadi. Biasanya ditandai dengan beberapa hal, seperti mulut dan bibir nampak kering, anak lebih merasa haus dari biasanya, menjadi rewel dan lain-lain. Berikut ini ada beberapa macam dehidrasi pada anak dengan tanda-tandanya, yaitu :

  • Dehidrasi ringan

Dehidrasi ringan yang dialami anak ketika diare biasanya ditandai dengan kondisi anak yang menjadi rewel karena merasa haus dari biasanya. Tanda lain seperti warna urin anak lebih gelap karena kurang cairan.

  • Dehidrasi sedang

Anak yang menderita diare dan mengalami dehidrasi sedang, biasanya ditandai dengan merasa haus dari biasanya, mulut dan mata menjadi lebih kering dari biasanya, urin berwarna lebih gelap dari biasanya, tidak buang air kecil selama 6 jam atau lebih, saat menangis tidak keluar air mata, dan anak akan merasa pusing saat berdiri.

  • Dehidrasi berat

Tanda-tanda anak mengalami dehidrasi berat ketika diare, biasanya seperti mulut dan bibir menjadi kering, saat menangis tidak keluar air mata, mata cekung, ada bercak darah pada tinja, tidak buang air kecil selama 6 jam bahkan lebih, nyeri pada perut, demam tinggi, kurang aktif dari biasanya, muntah selama lebih dari 24 jam dan bisanya muntahan berwarna hijau.

Dehidrasi pada anak seperti ditandai dengan hal-hal di atas sangat perlu diwaspadai, sehingga ketika anak menderita diare segera mungkin untuk ditangani jangan sampai anak mengalami dehidrasi. Banyak kasus kematian yang terjadi ketika anak menderita diare dan tidak mendapatkan penanganan secara langsung, yang kemudian anak mengalami dehidrasi. Jadi, jika anak Anda menderita diare, segera mungkin untuk ditangani, bila perlu langsung bawa ke dokter.

Baca juga : obat diare anak yang ampuh

Tips mencegah diare pada anak

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diare ketika anak menderita diare, baik mencegah penyakitnya maupun mencegah resiko anak mengalami dehidrasi yang berujung fatal. Tips yang bisa dilakukan untuk mencegah diare pada anak yaitu dengan cara sebagai berikut ini :

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan
  • Cuci peralatan makanan menggunakan sabun
  • Selalu membersihkan dengan mencuci mainan anak sehabis digunakan
  • Simpan peralatan makanan pada wadah yang bersih dan tertutup
  • Selalu menjaga kebersihan anak, diri sendiri dan keluarga

Selain cara di atas, hal yang lebih penting lagi yaitu untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Karena tempat tinggal yang bersih akan menjadikan hidup kita lebih sehat dan terhindar dari penyakit diare juga jenis penyakit lainnya yang disebabkan oleh bakteri.

Satu hal lagi, ketika anak menderita diare sebaiknya terus memberikan makanan yang bergizi agar tidak lemas, tidak lupa juga untuk selalu memberi minum untuk mengurangi resiko anak mengalami dehidrasi. Tindakan pencegahan seperti di atas juga jangan lupa dilakukan, karena diare bukan hanya berdampak pada penderitanya saja, penyakit diare dapat menular dan menyebar.

Semoga bermanfaat dan menjadi solusi untuk Anda ketika anak Anda mengalami diare. Dengan obat diare anak tradisional di atas dan cara pencegahan terhadap diare pada anak bermanfaat bagi Anda dan juga kita semua. Bagi yang membaca, semoga menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Jangan lupa jika anak yang menderita diare setelah mendapatkan pengobatan dengan cara di atas, tetapi tidak kunjung membaik, maka segera bawa ke dokter.

Inilah Obat Tradisional Diare atau Mencret pada Anak | admin | 4.5