Penyakit Diare pada Anak dan Cara Pengobatannya yang Tepat

By On Wednesday, April 27th, 2016 Categories : Penyakit

Penyakit diare pada anak sering terjadi karena adanya infeksi dalam tubuh, yaitu infeksi usus. Infeksi usus bisa terjadi ketika anak mengkonsumsi makanan atau minuman yang kotor dan terkontaminasi, sehingga bakteri masuk kemudian menginfeksi saluran pencernaan seperti usus.

Penyakit diare merupakan kondisi dimana ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan seringnya buang air besar. Pada anak-anak penyakit diare mudah sekali meyerang, ini dikarenakan anak-anak biasanya masih kurang bisa menjaga kebersihannya. Sehingga mudah sekali terjangkit diare karena adanya bakteri yang masuk kedalam tubuh anak-anak yang menginfeksi usus.

Penyebab penyakit diare pada anak ada banyak penyebabnya, salah satunya disebabkan oleh makanan dan minuman. Namun, gejala yang ditimbulakan ketika anak menderita diare berbeda dengan orang dewasa. Biasanya anak akan menjadi rewel dan sering menangis. Jika sudah demikian maka segera mendapatkan penanganan, karena anak yang menderita diare akan sangat beresiko terkena dehidrasi. Dehidrasi tersebut dikarenakan anak kekurangan banyak cairan saat buang air besar secara terus menerus.

penyakit diare pada anak

penyakit diare pada anak dan cara pengobatannya yang tepat

Penyebab penyakit diare pada anak

Faktor umum yang menyebabkannya diare pada anak yaitu infeksi saluran pencernaan. Infeksi ini disebabkan karena adanya bakteri, virus dan parasit yang masuk kedalam tubuh melalui makanan atau minuman yang dikonsumsi. Berikut ini ada beberapa penyebab penyakit diare pada anak, yaitu :

  1. Infeksi
  2. Makanan atau minuman
  3. Gangguan penyerapan
  4. Psikologis
  5. Antibiotik

itulah beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya diare pada anak. Kurangnya memperhatikan dan menjaga anak juga bisa beresiko anak terkena diare, bahkan jenis penyakit lain. Karena anak-anak masih sangat rentan akan terserang penyakit.

Jika sudah mengetahui penyebabnya, maka segera melakukan penanganan. Anak yang menderita diare akan ditandai dengan gejala dan ciri yang berbeda dengan orang dewasa yang menderita diare. Maka dari itu kenali dan ketahui ciri-ciri diare pada anak, yaitu sebagai berikut :

  • Lemas
  • Mual dan muntah
  • Buang air besar lebih dari 3 kali sehari
  • Bentuk tinja encer
  • Demam
  • Kram pada perut
  • Perut mulas dan kembung
  • Nafsu makan berkurang
  • Kepala pusing

Cara mencegah penyakit diare pada anak

Setelah mengetahui penyebab dan ciri-ciri diare pada anak, maka langkah pencegahan penting dilakukan, karena diare bukan hanya berdampak pada penderitanya saja, dapat beresiko menular dan menyebar. Ada beberapa cara untuk mencegah penyakit diare pada anak, yaitu sebagai berikut :

  • Biasakan anak Anda untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan
  • Cuci peralatan makanan dan minuman dengan sabun
  • Simpan peralatan makanan dan minuman buat anak Anda dan keluarga di wadah yang bersih dan tertutup
  • Bersihkan dan cuci mainan anak Anda setelah selesai digunakan
  • Jaga kebersihan diri, keluarga dan lingkungan

Cara pencegahan di atas dapat dilakukan ketika anak Anda menderita diare. Selain mencegah, ada langkah yang sangat penting juga, yaitu melakukan pengobatan terhadap anak yang menderita diare. Beberapa langkah cara mengobati penyakit diare pada anak yaitu seperti dibawah ini.

Cara mengobati penyakit diare pada anak

Sesudah mengetahui penyebab, gejala dan ciri-ciri anak yang menderita diare, selain melakukan pencegahan, selanjutnya yaitu untuk segera mengobatinya. Ada beberapa cara mengobati penyakit diare pada anak yang dapat dilakukan diantaranya sebagai berikut :

  • Penggantian cairan dan elektrolit
  • Antibiotik
  • Oralit
  • Obat diare

Sebagian penderita diare biasanya dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari tanpa melakuakan pengobatan. Tetapi jika anak Anda mengalami diare yang parah, berkelanjutan atau jika anak anda mulai menunjukan dehidrasi, segera bawa anak Anda ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Akibat penyakit diare pada anak

Penyakit diare dapat menyebabkan berkurangnya cairan dalam tubuh. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab yang bisa berujung fatal, bahkan bisa merenggut nyawa penderitanya. Dehidrasi mengakibatkan berkurangnya kalium dalam tubuh dan tubuh kekeringan. Yang paling parah darah bisa menjadi asam dan tidak jarang berakhir dengan shock dan kematian.

Gejala pertama dari dehidrasi tersebut adalah perasaan haus, mulut dan bibir kering, kulit menjadi keriput, kurangnya air seni dan menurunnya berat badan. Kekurang kalium dalam tubuh terutama mempengaruhi neuromuskuler dengan gejala mengantuk, lemah otot dan sesak nafas. Kadang gejala diare pada anak ini disertai dengan mual dan muntah, badan lesu dan lemas, mulai tidak nafsu makan, bahkan ketika buang air besar tinja bercampur dengan darah.

Dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak lebih rentan terhadap dehidrasi. Dehidrasi pada anak biasanya berkembang dengan cepat dan sangat berbahaya. Dehidrasi dapat berupa dehidrasi ringan yang mudah diatasi, dehidrasi sedang, bahkan dehidrasi berat yang dapat menyebabkan shock bahkan kematian. Dehidrasi menjadi salah satu penyebab kematian pada anak-anak yang menderita penyakit diare.

Baca juga : tips mencegah diare pada anak yang efektif

Tanda-tanda dehidrasi pada anak

  1. Dehidrasi ringan
  • Anak menjadi rewel dikarenakan haus dari biasanya
  • Warna urin jadi lebih gelap
  1. Dehidrasi sedang
  • Anak jauh lebih haus dari pada biasanya
  • Mulut dan mata menjadi lebih kering dari pada biasanya
  • Urin berwarna lebih gelap dari pada biasanya
  • Tidak buang air kecil selama 6 jam atau lebih
  • Saat menangis tidak keluar air mata
  • Merasa pusing saat berdiri
  1. Dehidrasi berat
  • Mulut dan bibir kering
  • Tidak keluar air mata saat menangis
  • Mata cekung
  • Tidak buang air kecil selama hampir 6 jam bahkan lebih
  • Ada bercak darah pada tinja
  • Nyeri perut
  • Muntah selama lebih dari 24 jam dan berwarna hijau
  • Demam tinggi
  • Kurang aktif dari biasanya
  • Lebih sering buang air kecil

Ketika anak Anda mengalami diare, sebaiknya Anda harus terus memberinya makanan yang bergizi, agar anak Anda tidak kekurangan banyak gizi dan lemas. Diare juga bukan hanya berdampak pada penderitanya saja, dapat bersifat menular. Sebaiknya Anda cepat mengambil langkah-langkah pencegahan dan penyebarannya. Jika penyakit diare anak Anda semakin parah, sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter.

Penyakit Diare pada Anak dan Cara Pengobatannya yang Tepat | admin | 4.5