Penyebab Sakit Maag Saat Puasa yang Perlu Diketahui

By On Friday, June 10th, 2016 Categories : Penyakit

Penyebab sakit maag saat puasa biasanya disebabkan karena menahan haus dan lapar selama berpuasa, dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari, sehingga pada saat kondisi menahan lapar, penyakit maag akan kambuh karena naiknya asam lambung dalam perut.

Menjalankan ibadah puasa dapat menyebabkan penyakit maag kambuh bagi penderita sakit maag, karena penyakit maag bisa kambuh ketika kondisi perut kosong atau lapar. Penyebab sakit maag umumnya disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori, bakteri ini yang dapat mengiritasi dan menyebabkan munculnya luka pada lambung. Namun, sebenarnya berpuasa akan menjadikan tubuh menjadi sehat, bahkan terhindar dari penyakit.

Penyakit maag bisa diobati, namun tidak bisa sembuh. Karena penyakit maag dapat kambuh lagi ketika pola makan tidak teratur. Untuk mencegah kambuhnya penyakit maag, sebaiknya mengatur pola makan. Pada saat menjalankan ibadah puasa, memang tidak bisa mengatur pola makan, tetapi bisa dicegah dengan melakukan pencegahan pada saat buka puasa dan sahur. Caranya dengan menyegerakan makan sahur dan buka puasa, juga menghindari jenis makanan yang dapat memicu kambuhnya penyakit maag tersebut.

penyebab sakit maag saat puasa

penyebab sakit maag saat puasa yang perlu diketahui

Penyebab sakit maag saat puasa yang penting diketahui

Perlu diketahui penyebab sakit maag saat menjalankan ibadah puasa, agar dapat mencegah dan melaksanakan puasa dengan nyaman. Sangat penting untuk mengetahui beberapa faktor penyebabnya untuk dapat mencegah dan mengobatinya. Berikut ini ada beberapa penyebab sakit maag saat puasa, yaitu :

  1. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gas, seperti makanan berlemak, sayuran sawi dan kol, buah nangka dan pisang ambon, buah kedongdong, dan buah yang dikeringkan.
  2. Mengkonsumsi minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti anggur putih, minuman beralkohol, kopi, sari buah citrus, susu, dan minuman yang mengandung soda.
  3. Mengkonsumsi makanan yang dapat merusak dinding lambung, seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung cuka, makan pedas, merica dan bumbu yang merangsang.
  4. Mengkonsumsi makanan yang dapat melemahkan klep kerongkongan bawah, seperti cokelat, gorengan, dan makanan yang berlemak tinggi.
  5. Mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat, seperti beras ketan, mie, bihun, jagung, umbi-umbian, dan dodol.

Pada saat menjalankan ibadah puasa, ketahuilah penyebab sakit maag tersebut. Karena dengan mengetahuinya maka akan dapat mencegah dan mengobatinya. Ketahui juga gejala penyakit maag agar puasa kita tetap lancar dan mendapatkan pahala.

Gejala penyakit maag

Selain mengetahui penyebabnya, sakit maag juga akan menimbulkan beberapa gejala pada penderitanya. Berikut ini ada beberapa gejala penyakit maag yang perlu diketahui, sehingga dapat mencegah dan mengurangi resiko terkena sakit maag saat puasa. Gejala penyakit maag tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Mual dan muntah
  • Kembung
  • Merasa cepat lapar
  • Bersendawa
  • Rasa sakit pada bagian perut dan dada

Jika orang yang sudah terkena sakit maag, maka kemungkinan penyakit maag akan bisa kambuh lagi. Ada juga sampai pada gejala yang kronis, dan menyebabkan terkenanya penyakit maag kronis. Penyakit maag kronis disebabkan dan ditandai dengan gejala sebagai berikut :

  • Kebiasaan pola hidup yang kurang sehat
  • Pola makan yang berlebihan
  • Saat buang air besar, tinja berwarna hitam
  • Nyeri yang amat tajam pada bagian perut
  • Muntah darah, darah berwarna cerah dan cokelat gelap
  • Stress berkepanjangan
  • Penggunaan kokai, mengkonsumsi minuman keras
  • Kebiasaan merokok

Makanan dan minuman yang perlu dihindari saat menderita sakit maag

Ketika menderita penyakit maag, maka perlu menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan kambuhnya sakit maag tersebut. Berikut ini ada jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari saat menderita sakit maag, yaitu :

  • Makanan yang sulit dicerna
  • Makanan yang sangat asam
  • Makanan yang pedas
  • Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung
  • Makanan dan minuman yang mengandung gas
  • Sayuran seperti sawi dan kol
  • Buah-buahan seperti nangka dan pisang ambon
  • Buah yang dikeringkan
  • Minuman yang mengandung soda

Pada saat melaksanankan makan sahur dan buka puasa, hindarilah makanan dan minuman tersebut. Sehingga saat menjalankan ibadah puasa penyakit maag tidak akan kambuh. Mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok juga dapat mencegah timbulnya penyakit maag.

Baca juga : puasa bagi penderita maag

Cara mengobati penyakit maag yang efektif

Penyakit maag dapat diobati dan bisa sembuh, tetapi tidak bisa sembuh secara total. Karena penyakit maag merupakan penyakit yang bisa kambuh. Untuk mengobati atau bahkan meredakan sakit maag biasanya harus mengkonsumsi obat.

Pengobatan penyakit maag dengan mengkonsumsi obat, biasanya dilakukan sebelum dan sesudah makan. Pada saat berpuasa, pengobatan dilakukan ketika sebelum dan sesudah makan sahur, juga pada saat berbuka puasa. Namun ada cara mengobati penyakit maag yang efektif, yaitu menggunakan bahan alami untuk mengobati penyakit maag. Berikut ini ada bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk pengobatan penyakit maag, yaitu :

  • Daun jambu biji
  • Lidah buaya
  • Temulawak
  • Kunyit
  • Alpukat
  • Kedelai
  • Jeruk nipis
  • Toge atau kecambah
  • Kentang
  • Pisang
  • Brokoli

Obat-obatan memang dapat meredakan penyakit maag, namun harus dikonsumsi terus selama menderita sakit maag. Seperti obat antasida, pompa proton, agen cytoprotektif, pankreatin, ranitidin, simetidin, dan juga obat-obat pereda sakit maag lainnya.

Pencegahan merupakan cara yang tepat untuk menghindari kambuhnya sakit maag. Saat berpuasa, sakit maag memang bisa kambuh kapan saja karena keadaan perut yang kosong. Maka dari itu, perlunya pencegahan penyakit maag agar bisa menjalankan ibadah puasa sangat penting. Jika sakit maag dapat diatasi, maka ibadah puasa kita tidak akan terganggu.

Penyebab Sakit Maag Saat Puasa yang Perlu Diketahui | admin | 4.5