Puasa Bagi Penderita Maag Agar Tetap Sehat dan Bugar

By On Thursday, June 9th, 2016 Categories : Penyakit

Puasa bagi penderita maag boleh-boleh saja, justru lebih baik. Tapi tidak semua penderita penyakit maag diperbolehkan berpuasa, seperti penderita penyakit maag dispepsia organik yang memang harus diobati terutama jika ada tanda alarm waktu minum obat.

Puasa merupakan ibadah yang dianjurkan setelah shalat dan zakat dalam agama islam. Puasa dibagi menjadi dua yaitu puasa wajib dan sunah. Puasa wajib seperti puasa di bulan Ramadhan biasanya jarang orang yang mau melaksanakannya, dengan alasan karena takut penyakitnya kambuh, seperti orang yang menderita penyakit maag. Sebenarnya dengan berpuasa justru akan menyehatkan badan.

Penyakit maag memang jenis penyakit yang mudah kambuh, terutama jika telat makan. Pada saat puasa, perut akan kosong dan akan terjadi peningkatan asam lambung, kemudian penyakit maag akan kambuh jika asam lambung sudah meningkat tinggi. Peningkatan asam lambung yang dapat menyebabkan gejala penyakit maag ini harus dicegah dan diobati. Jika asam lambung sudah diobati, maka gejala penyakit maag yang disebabkan oleh peningkatan asam lambung dapat diatasi.

puasa bagi penderita maag

puasa bagi penderita maag agar tetap sehat dan bugar

Tips agar tetap sehat dan bugar saat menjalankan puasa

Menjalankan ibadah puasa tentunya mendapatkan pahala, baik puasa sunah maupun wajib. Bagaimana agar penderita penyakit maag tetap sehat dan bugar dalam menjalankan ibadah puasa,  berikut ini ada tips berpuasa bagi penderita maag yang dapat dilakukan, yaitu :

  1. Tetap melaksanakan sahur dan buka puasa

Melaksanakan sahur selain sunah juga bermanfaat ketika berpuasa. Karena dengan melaksanakan sahur, maka tubuh kita akan berenergi dan dapat melakukan aktifitas disiang harinya. Untuk yang menderita maag juga sangat penting melaksanakan sahur, karena dapat menurunkan keasaman dari cairan isi lambung. Pada saat masuk buka puasa juga harus menyegerakan berbuka puasa. Usahakan berbuka dengan makanan yang manis. Makanan manis akan mengembalikan stamina ke kondisi semula.

  1. Hindari tidur setelah sahur

Tidur setelah sahur kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami peradangan. Karena tidur akan mempercepat pengosongan lambung dan pengeluaran asam lambung juga akan meningkat. Akibatnya setelah bangun tidur kita akan merasa lapar. Jika orang yang menderita maag berpuasa tidur setelah sahur, maka pada saat bangun tidur penyakit maag akan cepat kambuh. Dikarenakan kondisi perut yang lapar dan asam lambung meningkat.

  1. Banyak minum air waktu buka sampai sahur

Setelah seharian menjalankan ibadah puasa, kondisi perut kosong dan lapar juga banyak kekurangan cairan, maka perbanyaklah minum air waktu buka sampai sahur. Dengan memperbanyak minum air, cairan dalam tubuh akan segera pulih dan normal kembali. Meminum air juga dapat menetralisir racun dan asam lambung, racun akan keluar bersamaan dengan urin pada saat kita buang air kecil.

  1. Melakukan aktifitas

Melakukan aktifitas pada saat sedang berpuasa akan menurunkan sekresi asam lambung dan dapat mengurangi peningkatan asam lambung. Juga mengurangi gerak usus serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada didalam tubuh. Maka bagi penderita penyakit maag yang menjalankan puasa, perbanyaklah melakukan aktifitas. Namun juga perlu istirahat yang cukup, jangan berlebihan.

  1. Hindari terjadinya stress

Stress akan dapat menyebabkan sekresi asam lambung berlebih yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat, juga menipiskan lapisan dinding lambung. Pada saat menjalankan ibadah puasa, bagi penderita penyakit maag jangan melakukan sesuatu yang menimbulkan terjadinya stress. Atasi stress dengan melakukan ibadah shalat lima waktu maupun shalat sunah pada saat puasa Ramadhan.

  1. Makan secukupnya, jangan berlebihan

Pada saat melakukan sahur dan buka puasa, makanlah dengan porsi yang cukup, jangan berlebihan. Karena bagi penderita penyakit maag, ketika makan berlebihan justru akan memicu penyakit maagnya kambuh. Porsi makan yang berlebihan akan menyebabkan dinding lambung meregang dan menyebabkan rasa nyeri karena efek robekan pada dinding lambung yang meradang. Makanlah secukupnya dan berhentilah sebelum kenyang.

Bagi yang memiliki penyakit kronis, tetaplah meminum obat pada saat sehabis makan sahur dan buka puasa. Perbanyak juga mengkonsumsi buah dan sayur, karena buah dan sayur akan membantu meredakan maag. Konsumsilah buah dan sayur ketika sahur dan buka puasa.

Baca juga : cara mengobati penyakit maag yang efektif

Makanan dan minuman yang perlu dihindari penderita penyakit maag

Ada beberapa makanan dan minuman yang perlu diperhatikan untuk penderita penyakit maag selama menjalankan ibadah puasa, makanan dan minuman yang dapat memicu naiknya asam dalam lambung sehingga menyebabkan penyakit maag kumat, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Hindari makanan yang banyak mengandung gas, seperti makanan berlemak, sayuran sawi dan kol, buah nangka dan pisang ambon, buah kedondong, buah yang dikeringkan, dan minuman yang mengandung soda.
  • Hindari minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti minuman beralkohol, anggur putih, kopi, sari buah citrus, dan susu.
  • Hindari makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung, seperti kue tart dan keju.
  • Hindari makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, seperti makanan yang mengandung cuka, makanan pedas, merica dan bumbu yang merangsang.
  • Hindari juga makanan seperti cokelat, makanan berlemak tinggi, gorengan, yang dapat melemahkan klep kerongkongan bawah.
  • Sumber karbohidrat seperti beras ketan, mie, bihun, jagung, ubi, singkong, tales, dan dodol juga perlu dihindari.

Penyakit maag dapat diatasi dan dicegah dengan melakukan pola makan yang teratur, karena penyakit maag dapat kambuh lagi jika pola makan tidak teratur. Menjaga pola makan teratur dan hidup sehat maka akan terhindar dari penyakit maag dan jenis penyakit lainnya. Jika selalu sehat, maka dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar.

Puasa Bagi Penderita Maag Agar Tetap Sehat dan Bugar | admin | 4.5