Tips Mencegah Penyakit Diare pada Anak dan Pengobatannya

By On Monday, January 30th, 2017 Categories : Tips

Mencegah penyakit diare pada anak bisa Anda lakukan dengan tips yang sederhana. Cara yang efektif dan bisa dilakuakan di rumah ketika anak Anda menderita penyakit diare, yaitu dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar juga tempat tinggal Anda.

Pencegahan terhadap penyakit diare sangatlah penting dilakukan, karena diare merupakan salah satu jenis penyakit yang beresiko dapat menular dan menyebar. Cara yang tepat untuk mencegah penularan dan resiko menyebarnya yaitu dimulai dari diri kita sendiri. Namun jika tinggal dilingkungan yang kumuh dan kotor, perlu memperhatikan dan menjaga kebersihan lingkungan juga.

Penyakit diare pada anak merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, bakteri tersebut akan menginfeksi saluran pencernaan seperti usus. Bakteri yang masuk dan menginfeksi usus biasanya ketika anak Anda mengkonsumsi makanan atau minuman yang kotor, sehingga bakteri masuk kedalam saluran pencernaan lewat makanan dan menyebabkan diare. Jika sudah demikian, maka anak yang menderita diare akan ditandai dengan seringnya buang air besar dengan tinja yang encer.

tips mencegah diare pada anak

tips mencegah penyakit diare pada anak dan pengobatannya

Cara mencegah penyakit diare pada anak

Jika sudah mengetahui penyebab diare pada anak Anda dengan gejala dan ciri-cirinya, maka langkah yang perlu dilakukan adalah melakukan pengobatan dan pencegahan terhadap diare tersebut. Bagaimana caranya? Berikut ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit diare pada anak, yaitu :

  1. Biasakan anak Anda untuk mencuci tangan dengan sabun sesudah dan sebelum makan
  2. Cuci juga peralatan makanan dan minuman yang habis digunakan dengan sabun
  3. Menyimpan peralatan makanan dan minuman pada wadah yang bersih dan tertutup
  4. Selalu membersihkan dan mencuci mainan anak Anda sehabis digunakan
  5. Menjaga kebersihan diri Anda dan keluarga juga anak Anda
  6. Selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda
  7. Selalu menjaga kebersihan kamar mandi dan toilet Anda

Cara pencegahan di atas merupakan beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mencegah dan menjaga anak Anda beresiko terserang penyakit diare. Karena diare disebabkan oleh bakteri, biasanya jika lingkungan sekitar Anda kotor dan kumuh maka resikonya lebih besar. Jenis bakteri yang menyebabkan diare tersebut banyak bersarang pada tempat yang kotor dan kumuh.

Selain melakukan tindakan pencegahan terhadap diare, pengobatan juga tentunya perlu dilakukan. Namun, jika diare yang anak Anda alami tidak kunjung membaik setelah mendapatkan pengobatan, maka segera mungkin bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain itu juga untuk mencegah resiko anak Anda mengalami dehidrasi karena kekurangan banyak cairan selama menderita diare.

Cara mengobati penyakit diare pada anak

Pengobatan terhadap penyakit diare pada anak bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Anda bisa melakukan sendiri di rumah sebagai tindakan awal terhadap pengobatan diare. Ada beberapa cara yang bisa membantu mengobati penyakit diare pada anak. Berikut ini adalah cara mengobati penyakit diare pada anak yang bisa dilakukan, yaitu :

  • Antibiotik

Berikan antibiotik pada anak Anda yang menderita diare, namun jangan memberikan antibiotik kepada anak Anda terlalu sering. Karena antibiotik biasanya diberikan untuk yang sedang menderita penyakit disentri.

  • Oralit

Pemberian oralit pada anak yang menderita diare untuk mengurangi resiko dehidrasi. Penyakit diare pada anak bisa beresiko mengalami dehidrasi, karena anak yang menderita diare akan sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer. Ini akan menyebabkan kekurangan cairan yang berujung dehidrasi.

  • Cairan dan elektrolit

Pemberian atau penggantian cairan dan elektrolit pada anak yang menderita diare juga untuk mencegah resiko terjadinya dehidrasi pada anak Anda.

  • Obat diare

Anak Anda yang menderita diare dan memiliki aktifitas bepergian jauh, maka pemberian obat diare sangat penting. Obat diare diberikan untuk mengurangi resiko seringnya buang air besar. Jadi, pada saat bepergian resiko untuk sering buang air besar akan diatasi dengan pemberian obat diare.

Sebagian penderita diare biasanya akan dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari tanpa melakukan pengobatan. Namun, jika mengalami diare yang sangat parah, berkelanjutan dan menunjukan tanda-tanda dehidrasi, maka segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga : diare pada bayi dan balita

Tanda-tanda dehidrasi pada anak saat menderita diare

Jika anak Anda mengalami diare dan buang air besar secara terus menerus dan berkelanjutan, maka perlu waspada. Karena anak yang sedang menderita diare kemungkinan bisa sampai beresiko mengalami dehidrasi. Berikut ini ada tanda-tanda dehidrasi pada anak saat menderita diare, yaitu :

  • Anak menjadi rewel dari biasanya dikarenakan haus
  • Urin berwarna lebih gelap dari pada biasanya
  • Tidak buang air kecil selama 6 jam atau lebih
  • Saat menangis tidak keluar air mata
  • Merasa pusing pada saat berdiri
  • Ada bercak darah pada tinja
  • Nyeri perut dan demam tinggi
  • Mulut dan bibir tampak kering
  • Anak menjadi kurang aktif dari biasanya

Dehidrasi pada anak saat diare jika sudah parah maka akan ditandai dengan mata yang cekung dan muntah selama lebih dari 24 jam dengan muntah yang berwarna hijau. Jika sudah demikian maka perlu segera mungkin untuk membawanya ke dokter guna mendapat penanganan.

Penyakit diare memang jenis penyakit yang tidak boleh dianggap remeh, walau ada sebagian penderita yang dapat sembuh dengan sendirinya selama beberapa hari tanpa pengobatan. Sebaiknya para orang tua untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan anak Anda dan selalu menjaga kebersihan anak dan juga diri Anda maupun lingkungan sekitar, agar terhindar dari resiko terserang penyakit diare maupun jenis penyakit yang lainnya.

Tips Mencegah Penyakit Diare pada Anak dan Pengobatannya | admin | 4.5